10 Tips Memilih Kartu Undangan Pernikahan Anda

Bagaimana tips memilih kartu undangan? Setiap orang tentu akan dilingkupi perasaan penuh kebahagiaan ketika akan melangsungkan prosesi pernikahan. Impian Anda selama ini untuk meresmikan status hubungan dengan kekasih akhirnya bakal segera terwujud. Pesta pun direncanakan akan digelar guna membagikan rasa penuh kegembiraan Anda berdua kepada sanak saudara dan teman-teman. Tetapi sebelumnya jangan lupakan kartu undangan ya!

Jangan anggap kartu undangan tidak penting. Kartu undangan bukan hanya sekadar selembar kertas yang berisi jadwal pernikahan Anda dan pasangan. Tetapi lebih dari itu, kartu ini dapat menunjukkan rasa perhatian Anda kepada orang yang akan diberinya supaya ikut bersama-sama merasakan kebahagiaan. Orang yang mendapatkan kartu ini pasti merasa sangat gembira. Kartu undangan juga bisa menjadi identitas awal tentang siapa Anda berdua seperti halnya souvenir. Oleh karena itu, kartu ini harus disiapkan dengan sebaik-baiknya.

tips-memilih-kartu-undangan.jpg

Di bawah ini kiat-kiat dalam memilih kartu undangan pernikahan yang paling tepat untuk Anda dan kekasih!

  1. Supaya Anda bisa mendapatkan kartu undangan pernikahan yang terbaik, Anda harus mulai berburu paling tidak dalam waktu 3 bulan sebelum acara diselenggarakan. Semakin banyak pilihan yang Anda dapatkan akan semakin mempermudah dalam menentukannya.
  2. Setelah memperoleh beberapa sampel produk kartu undangan dari tempat percetakan, Anda bisa mengelompokkan berdasarkan gaya dari kartu tersebut. Cobalah diskusikan dengan pasangan Anda bagaimana desain kartu-kartu tadi. Carilah sebuah kartu yang sama-sama disukai oleh Anda berdua.
  3. Zaman sekarang model kartu undangan tidak seperti dahulu kala. Anda tidak perlu lagi memajang foto pre-wedding di kartu tersebut apabila menginginkannya. Hal ini akan membuat penampilan kartu undangannya lebih istimewa. Orang yang menerimanya pun bakal langsung tahu siapa calon pengantinnya.
  4. Anda tidak boleh melupakan orang tua pada saat memilih kartu undangan pernikahan. Hargailah mereka dengan meminta pendapat, saran, dan kritik darinya. Tidak perlu khawatir bila nantinya akan terjadi perbedaan argumentasi. Justru dari diskusi ini Anda berdua akan mendapatkan restu yang benar-benar 100 persen.
  5. Meskipun orang yang menerima kartu undangan tahu betul siapa calon pengantinnya, tetapi belum tentu dia juga mengetahui alamat rumahnya. Jadi wajib bagi Anda untuk melampirkan denah lokasi sejelas mungkin. Anda bisa meminta pendapat dari teman yang belum pernah datang ke rumah, apakah dengan melihat denah tersebut dia langsung bisa menemukan rumah Anda atau tidak.
  6. Kartu undangan sebaiknya dibuat dalam aturan tata bahasa yang formal. Okelah kalau misalnya Anda suka dengan semua hal yang santai dan tidak resmi. Namun tidak semua orang yang akan mendapatkan kartu tersebut juga suka dengan gaya bahasa non formal. Anda bisa dicap sebagai orang yang kurang sopan hanya gara-gara menuliskan kata-kata yang non formal di kartu undangan.
  7. Ingin mendapatkan kartu undangan dengan harga yang miring? Kunjungilah pameran-pameran tentang pernikahan di kota terdekat Anda. Di sini Anda bisa melakukan pemesanan kartu dengan harga yang jauh lebih mudah dan pilihan lebih banyak. Diskonnya bahkan bisa mencapai lebih dari 25 persen loh. Desain kartu undangan yang dipamerkan pun biasanya lebih menarik, tidak biasa, dan premium.
  8. Ingat bahwa pernikahan adalah momen yang sangat sakeral sehingga harus diperhatikan dengan sebaik-baiknya dan tidak boleh main-main. Jangan buat hari Anda ke depan memalukan hanya karena menambahkan sesuatu yang aneh ke dalam kartu undangan. Misalnya seperti pernik-pernik yang heboh, pita yang bentuknya konyol, atau puisi yang tidak nyambung.
  9. Kesalahan yang paling banyak dilakukan oleh calon pengantin adalah memilih jenis font yang salah untuk kartu undangan pernikahannya. Mereka hanya memperhatikan keindahan dari font tersebut tanpa memperhatikan apakah nanti tulisannya bisa terbaca jelas atau tidak. Saran kami pilihlah jenis font yang tampilannya bersih, sederhana, dan bisa dibaca dengan baik. Anda cukup bermain pada penataannya.
  10. Pemeriksaan berkas itu penting. Jangan sampai ada kesalahan penulisan nama mempelai, nama orang tua, gelar, tanggal pernikahan, lokasi pernikahan, dan lain-lain. Pastikan juga tidak ada satu pun kata yang salah ketik (typo) sebab akan mengurangi nilai dari kartu undangan tersebut.